
Deg Degan,,, Belajar skripsi buat besok...

Tapi semua ini demi masa depan....cerah,,,
menatap kedepan...

Bismillah lafad yang harus diucapkan dibibir dan direnungi dihati

Mardhotillah tujuannya... semoga sukses,,amiin
Sebuah blog untuk berbagi pesan, cerita, dan amanah-amanah yang baik tentunya... Aku ini,,, Andai malaikat itu ada sifat penat lelah.., mungkin akan penat menulis dosa-dosaku. Mungkin juga bosan dengan taubatku yang seringkali aku pungkiri. Tapi hakikatnya malaikat tidak pernah penat dan tidak akan penat karena mereka pekerja pekerja Allah yang telah ditakdirkan begitu. Tak ada catatan tentang diriku yang terlewatkan, baik buruknya untuk dipertanggungjawabkan kelak.
Seorang remaja pria bertanya pada ibunya
Ibu, ceritakan padaku tentang ikhwan sejati
Sang ibu tersenyum dan menjawab
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar
Tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya
Ikhwan sejati bukan dilihat dari suaranya yang lantang
Tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya
Tetapi sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bagaimana ia dihormati di tempat kerja
Tetapi bagaimana ia dihormati di dalam rumah
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan
Tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang
Tetapi dari hati di balik itu
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja
Tetapi dari komitmenya terhadap akhwat yang dicintainya
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dari jumlah barbel yang dibebankan
Tetapi dari tabahnya ia menjalani lika-liku kehidupan
Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya ia membaca Al`Quran
Tetapi dari konsistensinya dia menjalankan apa yang ia baca
Setelah itu, ia kembali bertanya
“Siapakah yang dapat memenuhi criteria seperti itu, ibu ?”
sang ibu memberinya buku dan berkata
“pelajari tentang dia”
ia pun mengambil buku itu
“MUHAMMAD”, judul yang tertulis di buku itu


"HIKMAH" can we take, in every second, every time, every moment, every breath that blows, every eye blink, every foot step, every hand that waved, every creature that moves. ONLY we can TAFAKUR and TADABUR or not in the development of our lives. Always careful to respond to something like "Shinichi Kudho with many cases in his mind". Bismillah & Mardhotillah
yang menghitung berapa ton beras dan berapa ribu makanan yang telah dimasak oleh seorang ibu untuk anaknya. berapa kilometer lantai telah disapu dan dipel oleh seorang ibu. Berapa banyak keheningan malam dilalui sang ibu yang terjaga untuk anaknya.
un lamanya disusukan. ditengah malam waktu tidur..lelah payah ibu tetap terjaga lantaran mendengar tangis. Bahkan ketika malam engkau demam... ia tahan mata dari tidur agar tak terpejam dengan penuh kegelisahan dan kekhawatiran sampai fajar datang kembali. Hingga ketika seorang sahabat Nabi berthawaf mengelilingi Ka'bah sambil menggendong ibunya yang sudah tua, ia bertanya pada Rasul yang mulia, " Sudahkah terbayar lunas semua jerih payah ibuku?" Rasul yang mulai menjawab,"Tidak!, bahkan untuk menandingi rasa sakitnya saat melahirkan engkaupun tidak terbayar!"
cuplikan : mutiara amaly
t waktunya. Setelah itu,,, kalau udah saling tsiqoh/percaya,,,yaudah,, jatuh cinta itu biasa dan fitrahnya. Jangan sering komunikasi, jangan membayangkan yang tidak-tidak,, karena kalau anda masih melakukan seperti itu berarti anda masih belum percaya ke dia, begitu sebaliknya. tetap ingat wlapun udah demikian dia belum resmi dan juga belum tentu juga berjodoh karena cuma Allah yang maha berkehendak jadi tetap JAGA HIJAB,JAGA PANDANGAN,, intinya ditahan dulu segala nafsu syahwat itu hingga waktu nikah tiba,, PERCAYALAH Allah pasti memberi hikmah atas itu semua.. Mardhotillah..
ah percintaan yang menarik, sepasang suami istri berjalan di tepi sebuah danau indah. Kemudian si istri bertanya kepada suami.
i sangat bersedih dan menulis sepucuk surat kepada isterinya yang disayangi. Surat itu diletakkan di sebelah tempat baring isterinya yang di sayangi.
Memerlukan Sebabnya, SEPERTI SEKARANG... Aku tidak mempunyai sebab mencintaimu lagi. Adakah cinta memerlukan sebab? Tidak, Aku mencintaimu dulu, kini dan selamanya.
G,, SUMBAR,,
Islam memberi kontribusi penting pada ilmu kedokteran.








Dia wanita biasa tapi sesungguhnya luar biasa. Wataknya cermat dan berprinsip. Didepan orang tua selalu jujur,menunduk dan patuh tiada sekali mendongakan wajah, ketika tertausyah-kadang malah air matanya meleleh kemudian diusapnya. Saat ditanya akhwat yang lain bercita2 jadi Dokter yg sholehah, Insinyur solehah, Bidan sholehah, Istri sholehah, dia jawab ingin syahid 'titik'... Subhanallah...