Jumat, 10 Juni 2011

Bapak Ibu... Ijinkan Aku Bepacaran

Ketika cinta suci menjelma, ia bisa menjadi energi tanpa balasan, selain terpisahnya nyawa dari jasad. legenda Qais, yang bergelar Majnun membuktikan. Saat Qais jatuh hati pada Laila, terhalang orang tua bukan mundur. Demi mempertahankan cinta sampai berubah menjadi Majnun. Pecinta yang tergila-gila hingga hidupnya berubah total.

(
Kenapa Demikian... tentunya bila Qais menyerah, tak akan tercipta legenda besar yang kisahnya turun temurun hingga saat anda baca teks ini,,hehe. Romeo dab Juliet pun... yang lahir belakangan...yang kisahnya ikutikutan juga tak akan terjadi... bisa saja imajinasinya tak sampai tanpa bayangan laila majnun). Legenda kisah Laila Majnun sebenarnya hanya menunjukkan bagaimana sikap seorang pencinta sejati kepada kekasihnya. mengabarkan betapa cinta yang suci tak mengenal lelah,;apar maupun dahaga. Energi cinta sejati terjaga kesuciannya...tak pula pudar meski dinikahkan paksa dengan bangsawan yang sampai akhir hayat Laila tak berhasil disentuh. (Tak sama dengan kisah remaja zaman ini... yang ditipu sinetron. telenovela, gosip dan dalam pengawalan setan. Hingga Bapak dan Ibu zaman ini yang memiliki anak gadis tak tahu pasti adakah anaknya "benar2 perawan suci")
***

Adakah seorang anak
yang menghitung berapa ton beras dan berapa ribu makanan yang telah dimasak oleh seorang ibu untuk anaknya. berapa kilometer lantai telah disapu dan dipel oleh seorang ibu. Berapa banyak keheningan malam dilalui sang ibu yang terjaga untuk anaknya.
Berapa kali kedua tangan sang Ibu terangkat ketika berdoa dan berapa galon air mata mengalir ketika sujud mendoakan kebahagiaan dan keselamatan anaknya. Ibu yang bertahun-tahun menjelma menjadi relawan,dokter sekaligus perawat tanpa bayaran untuk penyakit batuk,demam,flu,cacar,ataupun sekedar luka di kaki akibat terjatuhnya anak.



Coba ingati waktu kecil...
yang dua tahun lamanya disusukan. ditengah malam waktu tidur..lelah payah ibu tetap terjaga lantaran mendengar tangis. Bahkan ketika malam engkau demam... ia tahan mata dari tidur agar tak terpejam dengan penuh kegelisahan dan kekhawatiran sampai fajar datang kembali. Hingga ketika seorang sahabat Nabi berthawaf mengelilingi Ka'bah sambil menggendong ibunya yang sudah tua, ia bertanya pada Rasul yang mulia, " Sudahkah terbayar lunas semua jerih payah ibuku?" Rasul yang mulai menjawab,"Tidak!, bahkan untuk menandingi rasa sakitnya saat melahirkan engkaupun tidak terbayar!"


Anak tidak merasa durhaka, saat saat ibu merasa tinggal sendirian kesepian di hari tua dalam rumah kecil, sementara dirinya tinggal ditempat nyaman, tidak merasa berdosa saat makan lezat penuh gizi sementara ibunya makan seadanya, tidak merasa berdosa demi biaya sekolah anak menghindar membelikan obat ibu yang lagi sakit, tidak merasa durhaka pikinik atau jalan-jalan saat selalu saja ada alasan tidak mengunjungi ibu (atau tidak menziarahi kubur ibu bila telah tiada) bahkan berdoa dari jauhpun entah berapa puluh tahun sekali. " Ya Rabb!! ampuni dosa kami dan dosa kedua orang tua kami dan sayangilah mereka sebagai mana mereka telah menyayangi kami sewaktu kecil"
***

Jangan tanya ,,, apa hubungan legenda Laila Majnun dengan nasib Ibu-Ibu yang disia-siakan oleh anaknyasendiri.. saat anak memasuki usia remaja dan mengenal CINTA...hari ini...hubungan pergaulan lain jenis yang terjadi seperti menganggap Allah tidak ada, tidak melihat, dan tidak mendengar. Saat berkawan, bercanda...bahkan pacaran dan yang lebih dai itu...
Allah perintahkan dalam Alquran tundukkan pandangan...mengapa tetap tatap menatap,pandang memandang tanpa rasa takut Allah. Bahkan Raba,pegang,cium, atau "yang tak layak diungkapkan kata", pada saat Allah ingatkan jangan dekati zina. Saat Rasulullah beritahu,,suara wanita adalah aurat....mengapa tampil melengking lengkingan suara seperti itu,,,diekspos dan dikumandangkan di merata bumiNya. Saat Allah beritahukan berulang-ulang gunakan jilbab,kerudung,hijab...mengapa bukan hanya tak pakai jilbab tapi... tiada rasa takut pada Allah... Remaja...pergaulan...pacaran...dan kerabatnya.

Anak anak yang melakukan itu berkata : " Engkau wahai Bapak Ibu yang telah mati-matian merawat dan membesarkankudengan kasih sayang dan pengorbanan yang tak bisa ku balas... Engkau akan diminta Allah tanggungjawab dengan tingkah lakuku sebagai anakmu. Kelak engkau akan disiksa karena aku berpacaran di sekolah-sekolah, dijalan jalan, di taman taman, di mal mal, di tempat tersembunyi,,tanpa sepetahuanmu.

Berpacaran... tanpa terucap,
" Bapak Ibu...., Ijinkan Aku Berpacaran... Agar kelak Allah menyiksamu".


Salah khilaf dosa sadari dan mohon Allah ampunkan.

cuplikan : mutiara amaly

Jadi bagi anda yang sudah terlanjur pacaran,,segera tanyakan kepada yang cowok/laki-laki kalau berani segera menghadap kedua orang tua.. kalau sudah demikian tentunya ada bukti keseriusan dia dan janji nikah tanpa berlarut-larut waktunya. Setelah itu,,, kalau udah saling tsiqoh/percaya,,,yaudah,, jatuh cinta itu biasa dan fitrahnya. Jangan sering komunikasi, jangan membayangkan yang tidak-tidak,, karena kalau anda masih melakukan seperti itu berarti anda masih belum percaya ke dia, begitu sebaliknya. tetap ingat wlapun udah demikian dia belum resmi dan juga belum tentu juga berjodoh karena cuma Allah yang maha berkehendak jadi tetap JAGA HIJAB,JAGA PANDANGAN,, intinya ditahan dulu segala nafsu syahwat itu hingga waktu nikah tiba,, PERCAYALAH Allah pasti memberi hikmah atas itu semua.. Mardhotillah..

Kamis, 09 Juni 2011

Misunderstanding -_-

BETAPA BINGUNG DAN SEDIH nya kita kalau kita mengungkapkan (BICARA/MESSAGE) sesuatu ke seseorang tapi dia misunderstanding terhadap ucapan kita. Apalagi kalau dia jadi salah menilai kita,,, kita dianggap buruk dll. Jadi hikmahnya adalah kita harus berhati-hati dalam berbicara dan selalu menjaga ucapan kita KARENA cuma ada dua nantinya dalam hati kita yaitu SUUDZON atau HUZNUZON..

Rabu, 08 Juni 2011

Cinta Itu Indah...

Dalam suatu kisah percintaan yang menarik, sepasang suami istri berjalan di tepi sebuah danau indah. Kemudian si istri bertanya kepada suami.
Istri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?
Suami : Abang tidak bisa menerangkan sebabnya, namun begitu abang memang menyayangi dan mencintai sayang !
Istri : Abang tak bisa terangkan sebabnya? Bagaimana abang bisa katakan abang sayang dan cintakan saya sedangkan abang tidak bisa menerangkannya.
Suami : Betul! Abang tak tahu sebabnya tetapi abang bisa buktikan bahwa abang memang cintakan sayang!
Istri : Tak bisa beri bukti! Tidak! Saya hendak abang terangkan kepada saya sebabnya. Kawan-kawan saya yang lain yang mempunyai suami, semuanya tahu menerangkan mengapa mereka mencintai. Dalam bentuk puisi dan syair lagi. Namun begitu abang tidak bisa terangkan sebabnya.

Si suami menarik nafas panjang dan dia berkata, “ baiklah! Abang mencintai sayang sebab sayang cantik, mempunyai suara yang merdu, penyayang dan mengingati abang selalu. Abang juga sukakan senyuman manis dan tapak sayang melangkah, disitulah cinta abang bersama sayang!.
Si istri tersenyum dan berpuas hati dengan penerangan suaminya tadi. Namun begitu selang beberapa hari si isteri mengalami kemalangan dan koma.

Si suami sangat bersedih dan menulis sepucuk surat kepada isterinya yang disayangi. Surat itu diletakkan di sebelah tempat baring isterinya yang di sayangi.

“Sayang! Jika disebabkan suara aku mencintaimu...sekarang bisakah engkau bersuara? Tidak! Oleh karena itu aku tidak bisa mencintaimu. Jika disebabkan kasih sayang dan ingatan aku mencintaimu...sekarang bisakah engkau menunjukkannya? Tidak! Oleh karena itu aku tidak bisa mencintaimu. Jika disebabkan senyuman aku mencintaimu...sekarang bisakah engkau tersenyum? Tidak! Oleh karena itu aku tidak bisa mencintaimu. Jika disebabkan setiap langkah aku mencintaimu...sekarang bisakah engkau melangkah? Tidak ! Oleh karena itu aku tidak bisa mencintaimu.

Jika Cinta Memerlukan Sebabnya, SEPERTI SEKARANG... Aku tidak mempunyai sebab mencintaimu lagi. Adakah cinta memerlukan sebab? Tidak, Aku mencintaimu dulu, kini dan selamanya.
Kadangkala perkara tercantik dan terbaik di dunia tidak bisa dilihat, dipegang. Namun begitu... ia bisa dirasai dalam HATI...

Selasa, 07 Juni 2011

KETIGA kalinya mengikuti Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) ^_^

Insya Allah untuk ketiga kalinya saya akan mengikuti temilnas,, dan melaporkan semua pertanggungjawabanku di BAPIN-ISMKI..

Beginilah perjalananku :

TEMILNAS 2009
KENTINGAN,,KOTA SOLO,,
Saat itu,, aq masih mungil gak tahu apa2, tapi tahu2 diajukan jadi KETUA TERPILIH BAPIN-ISMKI,,tapi ya bismillah setelah dengan perjuangan akhirnya terpilih juga jadi " KETUA TERPILIH ". Alhamdulillah aq juga mendapatkan Juara 2 LKTI-AI Tingkat Nasional dan FK UNS Jadi JUARA 1 UMUM untuk kedua kalinya.

TEMILNAS 2010


















CIMAHI, BANDUNG,,
Aq dilantik jadi Ketua Umum BAPIN-ISMKI,, itulah amanah terbesarq,, ampe2 IPKq jadi ikutan turun,,hmm. Alhamdulillah aq mendapat juara 3 LKTI-GT Tingkat Nasional dan FK UNS jadi JUARA 2 UMUM ,, tapi sebenarnya pointnya sama ama
JUARA UMUM 1 cuma kalah perolehan emas aja.hmmm

TEMILNAS 2010

KOTA PADANG,, SUMBAR,,
Inilah temilnas terakhirku,,,
inilah perjuangan terakhirku,,
inilah laporan pertanggungjawabanku
di tingkat nasional
dihadapan Mahasiswa Ilmiah Kedokteran se-Indonesia,
dan moga bisa meraih medali lagi,,,amiin

Islamic Medicine, Kedokteran Islam

Islam memberi kontribusi penting pada ilmu kedokteran.

`’Ilmu kedokteran tak lahir dalam waktu semalam,” ujar Dr Ezzat Abouleish MD dalam tulisannya berjudul Contributions of Islam to Medicine. Studi kedokteran yang berkembang pesat di era modern ini merupakan puncak dari usaha jutaan manusia, baik yang dikenal maupun tidak, sejak ribuan tahun silam.

Saking pentingnya, ilmu kedokteran selalu diwariskan dari generasi ke generasi dan bangsa ke bangsa. Cikal bakal ilmu medis sudah ada sejak dahulu kala. Sejumlah peradaban kuno, seperti Mesir, Yunani, Roma, Persia, India, serta Cina sudah mulai mengembangkan dasar-dasar ilmu kedokteran dengan cara sederhana.

Orang Yunani Kuno mempercayai Asclepius sebagai dewa kesehatan. Pada era ini, menurut penulis Canterbury Tales, Geoffrey Chaucer, di Yunani telah muncul beberapa dokter atau tabib terkemuka. Tokoh Yunani yang banyak berkontribusi mengembangkan ilmu kedokteran adalah Hippocrates atau `Ypocras’ (5-4 SM). Dia adalah tabib Yunani yang menulis dasar-dasar pengobatan.

Selain itu, ada juga nama Rufus of Ephesus (1 M) di Asia Minor. Ia adalah dokter yang berhasil menyusun lebih dari 60 risalat ilmu kedokteran Yunani. Dunia juga mengenal Dioscorides. Dia adalah penulis risalat pokok-pokok kedokteran yang menjadi dasar pembentukan farmasi selama beberapa abad. Dokter asal Yunani lainnya yang paling berpengaruh adalah Galen (2 M).


Ketika era kegelapan mencengkram Barat pada abad pertengahan, perkembangan ilmu kedokteran diambil alih dunia Islam yang tengah berkembang pesat di Timur Tengah. Menurut Ezzat Abouleish, seperti halnya lmu-ilmu yang lain, perkembangan kedokteran Islam melalui tiga periode pasang-surut.

Periode pertama dimulai dengan gerakan penerjemahan literatur kedokteran dari Yunani dan bahasa lainnya ke dalam bahasa Arab yang berlangsung pada abad ke-7 hingga ke-8 Masehi. Pada masa ini, sarjana dari Syiria dan Persia secara gemilang dan jujur menerjemahkan litelatur dari Yunani dan Syiria kedalam bahasa Arab.

Buah pikiran para tabib di era Yunani Kuno secara gencar dialihbahasakan. Adalah Khalifah Al-Ma’mun dari Diansti Abbasiyah yang mendorong para sarjana untuk berlomba-lomba menerjemahkan literatur penting ke dalam bahasa Arab. Khalifah pun menawarkan bayaran yang sangat tinggi, berupa emas, bagi para sarjana yang bersedia untuk menerjemahkan karya-karya kuno.

Sejumlah sarjana terkemuka ikut ambil bagian dalam proses transfer pengetahuan itu. Tercatat sejumlah tokoh seperti, Jurjis Ibn-Bakhtisliu, Yuhanna Ibn Masawaya, serta Hunain Ibn Ishak ikut menerjemahkan literatur kuno. Selain melibatkan sarjana-sarjana Islam, tak sedikit pula dari para penerjemahan itu yang beragama Kristen. Mereka diperlakukan secara terhormat oleh penguasa Muslim.

Proses transfer ilmu kedokteran yang berlangsung pada abad ke-7 dan ke-8 M membuahkan hasil. Pada abad ke-9 M hingga ke-13 M, dunia kedokteran Islam berkembang begitu pesat. Sejumlah RS (RS) besar berdiri. Pada masa kejayaan Islam, RS tak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan dan pengobatan para pasien, namun juga menjadi tempat menimba ilmu para dokter baru.

Tak heran, bila penelitian dan pengembangan yang begitu gencar telah menghasilkan ilmu medis baru. Era kejayaan peradaban Islam ini telah melahirkan sejumlah dokter terkemuka dan berpengaruh di dunia kedokteran, hingga sekarang. `’Islam banyak memberi kontribusi pada pengembangan ilmu kedokteran,” papar Ezzat Abouleish.

Sekolah kedokteran pertama yang dibangun umat Islam sekolah Jindi Shapur. Khalifah Al-Mansur dari Dinasti Abbasiyah yang mendirikan kota Baghdad mengangkat Judis Ibn Bahtishu sebagai dekan sekolah kedokteran itu. Pendidikan kedokteran yang diajarkan di Jindi Shapur sangat serius dan sistematik. Era kejayaan Islam telah melahirkan sejumlah tokoh kedokteran terkemuka, seperti Al-Razi, Al-Zahrawi, Ibnu-Sina, Ibnu-Rushd, Ibn-Al-Nafis, dan Ibn- Maimon.

Al-Razi (841-926 M) dikenal di Barat dengan nama Razes. Pemilik nama lengkap Abu-Bakr Mohammaed Ibn-Zakaria Al-Razi itu adalah dokter istana Pangerang Abu Saleh Al-Mansur, penguasa Khorosan. Ia lalu pindah ke Baghdad dan menjadi dokter kepala di RS Baghdad dan dokter pribadi khalifah. Salah satu buku kedokteran yang dihasilkannya berjudul ‘Al-Mansuri’ (Liber Al-Mansofis).

Ia menyoroti tiga aspek penting dalam kedokteran, antara lain; kesehatan publik, pengobatan preventif, dan perawatan penyakit khusus. Bukunya yang lain berjudul ‘Al-Murshid’. Dalam buku itu, Al-Razi mengupas tentang pengobatan berbagai penyakit. Buku lainnya adalah ‘Al-Hawi’. Buku yang terdiri dari 22 volume itu menjadi salah satu rujukan sekolah kedokteran di Paris. Dia juga menulis tentang pengobatan cacar air.

Tokoh kedokteran lainnya adalah Al-Zahrawi (930-1013 M) atau dikenal di Barat Abulcasis. Dia adalah ahli bedah terkemuka di Arab. Al-Zahrawi menempuh pendidikan di Universitas Cordoba. Dia menjadi dokter istana pada masa Khalifah Abdel Rahman III. Sebagain besar hidupnya didedikasikan untuk menulis buku-buku kedokteran dan khususnya masalah bedah.

Salah satu dari empat buku kedokteran yang ditulisnya berjudul, ‘Al-Tastif Liman Ajiz’an Al-Ta’lif’ – ensiklopedia ilmu bedah terbaik pada abad pertengahan. Buku itu digunakan di Eropa hingga abad ke-17. Al-Zahrawi menerapkan cautery untuk mengendalikan pendarahan. Dia juga menggunakan alkohol dan lilin untuk mengentikan pendarahan dari tengkorak selama membedah tengkorak. Al-Zahrawi juga menulis buku tentang tentang operasi gigi.

Dokter Muslim yang juga sangat termasyhur adalah Ibnu Sina atau Avicenna (980-1037 M). Salah satu kitab kedokteran fenomela yang berhasil ditulisnya adalah Al-Qanon fi Al- Tibb atau Canon of Medicine. Kitab itu menjadi semacam ensiklopedia kesehatan dan kedokteran yang berisi satu juta kata. Hingga abad ke-17, kitab itu masih menjadi referensi sekolah kedokteran di Eropa.

Tokoh kedokteran era keemasan Islam adalah Ibnu Rusdy atau Averroes (1126-1198 M). Dokter kelahiran Granada, Spanyol itu sangat dikagumi sarjana di di Eropa. Kontribusinya dalam dunia kedokteran tercantum dalam karyanya berjudul ‘Al- Kulliyat fi Al-Tibb’ (Colliyet). Buku itu berisi ramngkuman ilmu kedokteran. Buku kedokteran lainnya berjudul ‘Al-Taisir’ mengupas praktik-praktik kedokteran.

Nama dokter Muslim lainnya yang termasyhur adalah Ibnu El-Nafis (1208 – 1288 M). Ia terlahir di awal era meredupnya perkembangan kedokteran Islam. Ibnu El-Nafis sempat menjadi kepala RS Al-Mansuri di Kairo. Sejumlah buku kedokteran ditulisnya, salahsatunya yang tekenal adalah ‘Mujaz Al-Qanun’. Buku itu berisi kritik dan penmbahan atas kitab yang ditulis Ibnu Sina.

Beberapa nama dokter Muslim terkemuka yang juga mengembangkan ilmu kedokteran antara lain; Ibnu Wafid Al-Lakhm, seorang dokter yang terkemuka di Spanyol; Ibnu Tufails tabib yang hidup sekitar tahun 1100-1185 M; dan Al-Ghafiqi, seorang tabib yang mengoleksi tumbuh-tumbuhan dari Spanyol dan Afrika.

Setelah abad ke-13 M, ilmu kedokteran yang dikembangkan sarjana-sarjana Islam mengalami masa stagnasi. Perlahan kemudian surut dan mengalami kemunduran, seiring runtuhnya era kejayaan Islam di abad pertengahan.

Rekam Medis, Warisan RS Al-Nuri

Pada era keemasan Islam, ibu kota pemerintahan selalu berubah dari dinasti ke dinasti. Di setiap ibu kota pemerintahan, pastilah berdiri rumah sakit besar. Selain berfungsi sebagai tempat merawat orang-orang yang sakit (RS), rumah sakit juga menjadi tempat bagi para dokter Muslim mengembangkan ilmu medisnya. Konsep yang dikembangkan umat Islam pada era keemasan itu hinga kini juga masih banyak memberikan pengaruh.

RS terkemuka pertama yang dibangun umat Islam berada di Damaskus pada masa pemerintahan Khalifah Al-Walid dari Dinasti Umayyah pada 706 M. Namun, rumah sakit terpenting yang berada di pusat kekuasaan Dinasti Umayyah itu bernama Al-Nuri. Rumah sakit itu berdiri pada 1156 M, setelah era kepemimpinan Khalifah Nur Al-Din Zinki pada 1156 M.

Pada masa itu, RS Al-Nuri sudah menerapkan rekam medis (medical record). Inilah RS pertama dalam sejarah yang menggunakan rekam medis. Sekolah kedokteran Al-Nuri juga telah meluluskan sederet dokter terkemuka, salah satunya adalah Ibn Al-Nafis – ilmuwan yang menemukan sirkulasi paru-paru. RS ini melayani masyarakat selama tujuh abad, dan bagiannya hingga kini masih ada.

RS penting lainnya yang dibangun umat Islam berada di Baghdad. Ketika Khalifah Harun Al-Rashid berkuasa, dia memerintahkan cucu Ibn-Bahtishu, yang juga dokter istana bernama Jibril untuk membangun RS Baghdad. RS ini berkembang menjadi sebuah pusat kesehatan yang amat penting. Salah satu pemimpinnya adalah Al-Razi, ahli penyakit dalam termasyhur.

RS terkemuka lainnya di Baghdad adalah Al-Adudi yang dibangun pada 981 M, setelah Khalifah Adud Al-Dawlah. Bangunan RS merupakan paling megah di Baghdad sebelum era modern. RS tersebut dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan yang paling lengkap dan terkemuka pada masanya. RS itu hancur lebur ketika bangsa Mongol yang dipimpin Hulagu Khan menyerang Baghdad pada 1258 M.

Ilmu kedokteran Islam juga berkembang di Mesir. Pada 872 M, Ahmed Ibn-Tulun membangun RS Al-Fusta di kota Al-Fustat, sekarang Kairo. Pada 1284 M, Khalifah Al-Mansur Qalawun juga membangun RS terkemuka bernama Al-Mansuri. Di Tunisia, pada 830 M, Pangeran Ziyadad Allah I membangun RS Al-Qayrawan di wilayah kota Al-Dimnah. RS ini sudah menerapkan pemisahan antara ruang tunggu pengunjung dan pasien.

Di Marokko, pada 1190 M, Khalifah Al-Mansur Ya’qub IbnuYusuf, membangun RS Marakesh. Itu adalah RS terbesar da terindah karena dihiasi taman yang penuh dengan bunga dan pohon buah-buahan. Ilmu medis juga berkembang pesat di Spanyol. Pada 1366 M, Pangeran Muhammed Ibn-Yusuf Ibn Nasr, membangun RS Granada di kota Granada.

Kontribusi Dokter Muslim

Bakteriologi
Ilmu yang mempelajari kehidupan dan klasifikasi bakteri. Dokter Muslim yang banyak memberi perhatian pada bidang ini adalah Al-Razi serta Ibnu Sina.
Anesthesia
Suatu tindakan menghilangkan rasa sakit ketika melakukan pembedahan dan berbagai prosedur lainnya yang menimbulkan rasa sakit pada tubuh. Ibnu Sina tokoh yang memulai mengulirkan ide menggunakan anestesi oral. Ia mengakui opium sebagai peredam rasa sakit yang sangat manjur.
Surgery
Bedah atau pembedahan adalah adalah spesialisasi dalam kedokteran yang mengobati penyakit atau luka dengan operasi manual dan instrumen. Dokter Islam yang berperan dalam bedah adalah Al-Razi dan Abu al-Qasim Khalaf Ibn Abbas Al-Zahrawi.
Ophthamology
Cabang kedokteran yang berhubungan dengan penyakit dan bedah syaraf mata, otak serta pendengaran. Dokter Muslim yang banyak memberi kontribusi pada Ophtamology adalah lbnu Al-Haytham (965-1039 M). Selain itu, Ammar bin Ali dari Mosul juga ikut mencurahkan kontribusinya. Jasa mereka masih terasa hingga abad 19 M.
Psikoterapi
Serangkaian metode berdasarkan ilmu-ilmu psikologi yang digunakan untuk mengatasi gangguan kejiwaan atau mental seseorang. Dokter Muslim yang menerapkan psikoterapi adalah Al-Razi serta Ibnu Sina.

(heri ruslan–republika)

9 Fakta Sherlock Home


1
. Hanya ada satu wanita di hati Sherlock Holmes

Tidak ada satu hal pun dalam diri setiap wanita yang dapat mebuat Holmes tertarik. Hanya Irene Adler lah yang dapat membuat Holmes jatuh hati. Itu pun karena kelihaiannya yang membuat Holmes terjebak sewaktu menangani kasus skandal bohemian

2. Lupa makan selama mengerjakan kasus
Sewaktu mengerjakan kasus, Sherlock Holmes tidak sarapan dan baru makan ketika waktu malam harinya ketika sampai ke rumahnya di Baker street. Dia selalu terlalu semangat sampai lupa mengisi perutnya terutama ketika menangani kasus yang sulit.

3. Mempunyai kakak laki-laki

Kakak sherlock Holmes adalah Mycroft Holmes. Ciri fisiknya adalah sangat gendut dan susah bergerak. Ada hal yang menarik dari diri Mycroft, Mycroft digambarkan memiliki kemampuan yang jauh di atas Sherlock. Tetapi karena gendut, maka dia susah bergerak dan hanya berkerja di belakang layar. Mycroft berkerja untuk dinas inteligen Inggris.

4. Jago menyamar
Holmes dalam beberapa aksi di novelnya jago menyamar, seperti menjadi joki kuda, pengemis maupun dapat menjadi pria tua yang bungkuk. Penyamaran Holmes sangat hebat sampai Watson pun tidak dapat mengenalinya.

5. Low profile
Holmes ketika menyelesaikan kasus, dia tidak ingin namanya diangkat ke permukaan, Sherlock sangat membenci publisitas, sehingga Inspektur yang menangani berkas kasus tersebutlah yang selalu dianggap pahlawan. Inspektur yang paling sering diangkat dalam kasus sherlock Holmes adalah Inspektur Lestrade.

6. Ahli dalam pertarungan jarak dekat

Sherlock semestinya sudah menjadi petinju profesional yang sangat handal, tetapi akhirnya dia meninggalkan tinju dan berkecimpung di dunia detektif. Diceritakan di dalam novel oleh bodyguard musuhnya yang merupakan petinju profesional nomor satu di London yang dihajar babak belur oleh Sherlock.

7. Mempunyai bawahan detektif cilik
Mereka bukan agen–agen detektif yang pintar dalam deduksi ataupun menyamar. Agen–agennya adalah sekumpulan anak–anak jalanan di Baker street. Sherlock sangat menyukai anak–anak jalanan ini sebagai informannya karena pergerakan anak–anak ini tidak dcurigai oleh lawan–lawan Holmes. Biasanya setelah mendapat informasi, Holmes akan memberikan anak-anak tersebut uang sebagai imbalan

8. Mempunyai partner sejati, yaitu Dokter Watson

Watson adalah pensiunan dokter di Afganistan, dia bertemu Sherlock ketika ingin mencari teman berbagi kamar kos. Sewaktu habis menyelesaikan kasus The Sign of Four, Sherlock sangat sedih karena Watson memutuskan untuk pindah dari apartmentnya karena ingin menikahi kliennya waktu itu, yaitu Mary Morstan.

9. Gaya menulis watson yang selalu dikritiknya
Dalam novel Sherlock Holmes, semua bukunya menceritakan tentang kasus–kasus yang sudah boleh dipublikasikan ke masyarakat dan ditulis oleh Watson. Watson selalu mencatat kasus-kasus Sherlock Holmes ke dalam file kasusnya. Karena ingin menarik minat masyarakat, maka Watson menulisnya seperti cerita biasa yang bukan menonjolkan hal–hal ilmiahnya, dan karena faktor inilah Sherlock selalu mengkritik gaya penulisan Watson

Sumber: kaskus.us

IBNU SINA ( Avicenna )


IBNU SINA yang lebih dikenali di Barat dengan nama Avicenna mempunyai nama lengkap Abu Ali al- Huseyn bin Abdullah bin Hassan Ali bin Sina. Beliau merupakan seorang yang berbangsa Parsi. Menurut Ibnu Abi Ushaybi’ah ia lahir pada tahun 375 H, di desa Afshanah dekat kota Kharmaitan Propinzi Bukhara Afghanistan
Pada usia 21 tahun, ketika berada di Kawarazm, ia mulai menulis karyanya yang pertama yang berjudul "Al-Majmu" yang mengandungi berbagai ilmu pengetahuan yang lengkap.Kemudian ia melanjutkan menulis buku-buku lain.Nama-nama buku yang pernah dikarang Ibnu Sina, termasuk yang berbentuk risalah ukuran kecil, dimuat dan di himpun dalam satu buku besar yang berjudul "Essai de Bibliographie Avicenna" yang dihasilkan oleh Pater Dominican di Kairo.Antara yang terkandung dalam buku tersebut termasuklah buku karangan yang amat terkenal iaitu Al-Qanun Fit – Tibb.
Teori-teori anatomi dan fisiologi dalam buku-buku beliau adalah menggambarkan analogi manusia terhadap negara dan mikrokosmos (dunia kecil) terhadap alam semester sebagai makrokosmos (dunia besar).Misalnya digambarkan bahawa syurga kayangan adalah bulat dan bumi adalah persegi dan dengan demikian kepala itu bulat dan kaki itu empat persegi. Terdapat empat musim dan 12 bulan dalam setahun, dengan itu manusia memiliki empat tangkai dan lengan (anggota badan) mempunyai 12 tulang sendi. Hati (heart) adalah ‘pangeran’-nya tubuh manusia, sementera paru-paru adalah ‘menteri’-nya. Leher merupakan ‘jendela’-nya sang badan, manakala kandung empedu sebagai ‘markas pusat’-nya. Limpa dan perut sebagai ‘bumbung’ sedangkan usus merupakan sistem komunikasi dan sistem pembuangan. Sementara itu "Canon of Medicine" memuatkan pernyataan yang tegas bahawa "darah mengalir secara terus-menerus dalam suatu lingkaran dan tak pernah berhenti" . Namun ini belum dapat dianggap sebagai suatu penemuan tentang srikulasi darah, kerana bangsa cina tidak membezakan antara urat-urat darah halus (Veins) dengan pembuluh nadi (arferies). Analogi tersebut hanyalah analogi yang digambarkan antara gerakan darah dan siklus alam semesta, pergantian musim dan gerakan-gerakan tubuh tanpa peragaan secara empirik pada keadaan yang sebenarnya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...